Berita Terbaru :
|

Bagikan Berita
Ratusan Orang Somalia Demo Menentang Al Shabaab

MOGADISHU- Ratusan orang Somalia berpawai di ibu kota negara itu, Mogadishu, Rabu (15/2/2012), dalam protes terbuka yang hampir tidak pernah terjadi untuk menentang gerilyawan Al Shabaab dan sekutunya Al Qaeda.

"Enyah Al Qaeda! Enyah Al Shabaab!" teriak massa, ketika mereka bergerak di jalan-jalan dekat istana presiden, melewati daerah yang biasanya dilanda serangan-serangan bom mobil dan bunuh diri yang dilakukan oleh gerilyawan Al Shabaab.

Demonstran yang membawa spanduk-spanduk yang menentang jaringan Al Qaeda mengatakan, mereka ingin mengalahkan kelompok garis keras itu, yang memerangi pemerintah lemah Somalia yang didukung Barat. "Negara ini untuk rakyat Somalia, bukan untuk gerilyawan asing seperti Al Qaeda -- kami tidak mentoleransi kekerasan mereka lagi," kata Presiden Sharif Sheikh Ahmed kepada massa.

Demonstrasi itu dilakukan setelah pawai Senin oleh gerilyawan Al-Shabaab, ketika mereka merayakan pengakuan kelompok itu sebagai anggota Al Qaeda oleh pemimpin jaringan tersebut pengganti Osama bin Laden. "Kita telah cukup banyak menderita dan tidak ingin kekerasan lagi: Al Qaeda harus berhenti mencampuri urusan Somalia dan meninggalkan negara kita," kata Suleiman Mumin, salah seorang pemrotes. "Al Qaeda dan Al Shabaab telah mengatakan ’tidak untuk kehidupan’ di Somalia, maka semua orang siap beperang melawan mereka sekarang," kata Mumin.

Pengumuman penyatuan Al Shabaab Somalia dengan Al Qaeda disampaikan oleh pemimpin jaringan global itu, Ayman al-Zawahiri, dalam sebuah pesan video yang dipasang di situs jihad pada Kamis (9/2/2012). "Saya mengumumkan berita utama bagus bagi negara Islam kita, yang akan... mengganggu pasukan salib, dan itu adalah penggabungan gerakan Al Shabaab di Somalia dengan Al-Qaida," kata Zawahiri.

Pada bagian pertama dari rekaman video itu, pemimpin Al Shabaab Ahmed Abdi Godane, yang juga dikenal sebagai Mukhtar Abu Zubair, mengatakan kepada Zawahiri, "Kami akan bersama anda sebagai pasukan setia."

"Atas nama saudara-saudara muhajidin saya, pemimpin dan prajurit... saya berjanji taat," kata Zubair.

"Bimbing kami ke jalan jihad dan kesyahidan, dilangkah yang digariskan syuhada kita Osama bin Laden untuk kita," tambah Zubair, menunjuk pada mantan pemimpin Al Qaeda yang tewas tahun lalu dalam serangan rahasia AS terhadap tempat persembunyiannya di Pakistan.

Kelompok Al Shabaab menyatakan kesetiaan pada Osama dalam rekaman video yang dibagikan pada 2009. Al Shabaab mengobarkan perang selama beberapa tahun ini dalam upaya menumbangkan pemerintah sementara Somalia dukungan PBB dan memerangi pasukan Uni Afrika sekutu mereka.
     
Nama Al Shabaab mencuat setelah serangan mematikan di Kampala pada Juli 2010. Para pejabat AS mengatakan, kelompok Al Shabaab bisa menimbulkan ancaman global yang lebih luas. Al Shabaab mengklaim bertanggung jawab atas serangan di Kampala, ibukota Uganda, pada 11 Juli yang menewaskan 79 orang. Pemboman itu merupakan serangan terburuk di Afrika timur sejak pemboman 1998 terhadap kedutaan besar AS di Nairobi dan Dar es Salaam yang diklaim oleh Al-Qaida.


Baca Juga :


Posted by Demo on 14.30. Filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response

Arsip Berita

Kategori Berita