Berita Terbaru :
|

Bagikan Berita
Pemilu AS Sebuah Kontes Kebodohan

HAVANA - Mantan Presiden Kuba Fidel Castro mengatakan, kampanye bakal calon presiden Amerika Serikat (AS) dari kubu Partai Republik tak lain hanyalah sebuah kontes kebodohan dan kesombongan.

Mantan Presiden Kuba dan Partai Komunis Kuba menjadi topik perdebatan dalam debat para politisi Partai Republik AS tersebut, terutama Mitt Romney dan Newt Gingrich. 

Kedua politisi itu menjanjikan sikap yang ekstra keras terhadap Kuba. Gingrich bahkan siap menggulingkan rezim Kuba bila dirinya terpilih menjadi Presiden AS. Sementara itu Romney mengatakan, dirinya akan sangat berterima kasih pada Tuhan bila Fidel Castro meninggal dunia.


"Proses pemilihan para politisi Partai Republik yang hendak menjadi Presiden AS tak lain adalah kompetisi besar tentang kebodohan dan kesombongan," ujar Castro, seperti dikutip Reuters, Kamis (26/1/2012).

Pria berusia 85 tahun itu jarang sekali melontarkan komentar baik terhadap Presiden AS Barack Obama. Castro juga selalu mengutarakan kritikannya yang pedas terhadap Paman Sam. Castro bahkan sempat mengatakan, lebih baik AS memilih sebuah robot untuk menjadi presidennya.

Fidel Castro yang saat ini digantikan oleh adiknya sendiri, Raul Castro sudah menguasai Kuba selama 49 tahun. Dirinya terpaksa mundur dari jabatan presiden pada 2008 lalu. Meski demikian, pria berjenggot lebat itu masih aktif membuat tulisan dan bertemu dengan sejumlah petinggi negara.

Pada Januari ini, Castro menerima kunjungan dari Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad yang pada saat itu sedang mengadakan lawatan ke negara Amerika Latin. Ahmadinejad mengutarakan kegembiraannya ketika melihat kondisi Castro yang membaik belakangan ini.


Baca Juga :


Posted by Demo on 23.36. Filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response

Arsip Berita

Kategori Berita